Mendes: Indonesia Maju Harus Dimulai dari Desa

By Admin


nusakini.com, - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa desa kini ditempatkan sebagai pelaku utama pembangunan nasional.

Dengan lebih dari 75 ribu desa di Indonesia, pembangunan dari desa diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata serta mempercepat pengentasan kemiskinan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Saat ini Indonesia memiliki sebanyak 75.266 desa, sejalan dengan itu Presiden Prabowo menempatkan desa sebagai subjek atau pelaku utama pembangunan nasional. Karena dengan menjadikan desa sebagai pelaku utama pembangunan, maka akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, mempercepat pengentasan kemiskinan, karena sebagian besar potensi sumber daya nasional berada di wilayah perdesaan," jelasnya dalam acara Hari Desa Nasional 2026, Kamis (15/1/26).

Untuk itu, menurut Mendes PDT diperlukan berbagai upaya untuk membangun desa. Sebab jika desa terus dibangun, maka sama artinya dengan membangun Indonesia.

"Pasan Bapak Presiden Prabowo, kita bukan Superman, tapi kita adalah super team, maka saya mengajak di Hari Desa Nasional ayo kita tumbukan, ayo kita bangkitkan energi positif kita," ujarnya.

Yandri melanjutkan, sudah saatnya semua pihak bersatu untuk membangun Indonesia mulai dari desa, dengan menghilangkan praduga yang tidak bermutu.

Dalam kesempatan tersebut dia mengajak untuk menggaungkan rasa kekompakan, rasa persatuan dan kesatuan, serta terus memupuk rasa kemauan untuk maju.

"Ini negeri kita, negeri yang sangat subur, sangat makmur yang luar biasa, tapi bila kita tidak bersatu, tidak kompak, hati-hati bapak ibu," ucapnya.

Selanjutnya, Yandri menegaskan, salah satu kunci keberhasilan dalam membangun desa adalah dengan kekompakan dan kerja sama semua pihak.

Maka dari itu, melalui momen Hari Desa Nasional dia mengajak untuk sama-sama menyatukan energi untuk mewujudkan Asta Cita Presiden yang keenam. Karena Indonesia maju dimulai dari desa.

"Kita punya Bmdes, kita ada program Koperasi Merah Putih, ada desa tematik, kalau ini jalan di desa siklus ekonomi akan bergerak, itu ada di desa," lanjutnya.

Mendes PDT mengatakan, dengan pemimpin yang kuat mari menyongsong Indonesia maju dimulai dari desa, bangun desa bangun Indonesia.

Katanya, bila mana membangun desa sejatinya membangun Indonesia, bila mana tidak membangun desa, berarti tidak membangun Indonesia.

Oleh karena itu landasan besar ini harus memerlukan peran dan partisipasi lintas sektor, sehingga dia berharap dukungan dari banyak pihak untuk membangun desa.

"Saya mengajak semuanya untuk kompak, saatnya kita bangkit dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Mari kita sukseskan program yang menyasar sampai ke desa, program MBG, Kopdes, Sekolah Rakyat, desa tematik dan lain-lain," tutupnya. (*)